Seperti gegap gempita lantunan takbir
Yang tak henti tergumam dimalam raya
Ruang qalbuku begitu riang
Riuh bertepuk bahagia
Menyambut sosok hadirmu
Setelah penantian panjang yang berliku
Seperti telah lama ter-ukir sebelumnya
Ukiran sakral bertinta emas
Namamu dilembaran takdir jalanku
Rapi dan indah ukiran itu
Telah datang kepada jiwa
Saat bayang dirimu hadir disampingku
Saya merasa bagian diriku yang hilang itu
Telah kembali dan menyatu
Setelah sekian masa terpisah
Dipisah oleh asing, jarak rindu
dan waktu berlalu demi lalu
Hadirmu membawaku pada rasa,
Seperti tenangnya danau matano di pagi hari
Seperti sejuknya lembah ramma bawakaraeng
Kasih, tetaplah disampingku
Tetaplah teguh bersamaku
Janji serapaku sebagai rijal
Akan kugandeng tanganmu dengan erat
Seerat mengakui alastu birabbikum
Menggandeng tanganmu
Hingga pada rumah
Tempat kita berpulang
Tempat kita berteduh
Tempat abadi yang ridai semesta
Penulis: Abdullah

0 Komentar
Beri komentar masukan/saran yang bersifat membangun